
Mamuju, MandarPos.com – Anggota DPRD Provinsi Sulbar Andi Muhammar Qadafi Abidin, S.H.,M.Kn, Melakukan kunjungan kerja di Perumahan Transmigrasi Tanjung Cina Desa Bambakoro, Kec. Lariang, Kab. Pasangkayu.
Kunjugan Kerja Hering Dialog tersebut berlangsung di tiga titik di wilayah Dapil pemilihan terhitung sejak Tanggal 27 s/d 29 April 2025.

Dalam sambutannya Politisi Muda Partai Demokrat ini menekankan pentingnya komunikasi yang transparan dan konstruktif antara DPRD dan masyarakat
“Hearing Dialog seperti ini sangat penting di masyarakat karena akan memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan apa yang mereka rasakan dan butuhkan dan Aspirasi yang di sampaikan itu akan kami bawa ke lembaga DPRD untuk ditindaklanjuti,” ujar Andi Muhammar Qadafi Abidin.
Jadi hering dialog yang kita laksanakan hari ini, itu adalah tugas anggota DPRD untuk mendengarkan langsung apa yang menjadi masukan ataupun keluhan dari masyarakat di masing-masing wilya atau dapil pemilihan.
“Sehingga dengan mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan ataupun keluhan masyarakat, kita bisa bekerja lebih efektif dalam merancang kebijakan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan daerah, Saya berharap, kegiatan ini dapat terus memperkuat sinergi antara DPRD dan masyarakat, serta membuka peluang bagi terciptanya solusi bersama untuk masalah yang ada,” ucap Qadafi
Dalam kegiatan Hering Dialog ini dihadiri langsung oleh berbagai lapisan masyarakat dan terlihat Masyarakat yang hadir sangat menyambut positif kunjungan kerja Hering Dialog tersebut, ia merasa lebih diperhatikan, dan berharap agar dialog seperti ini dapat terus dilakukan untuk memastikan keberlanjutan pembangunan di wilayah mereka.
Adapun yang menjadi usulan dan keluhan masyarakat saat hering dialog berlangsung adalah:
1.Sertifikat Lahan warga yang ada di trasmisgrasi sampai saat ini belum terbit padahal sudah 7 tahun di garap lahan tambak namun sampai saat ini sertifikat lahan tersebut belum di berikan kepada warga
2.Kesulitan dalam hal penghasilan karena Empang tidak berproduksi secara maksimal.
3.Kawasan perumahan warga kebanjiran ketika air pasang.
4.Warga membutuhkan bantuan berupa perahu bagi nelayan beserta alat tangkap lainnya dan juga bantuan ternak.
5.Bantuan sarana air bersih, mengingat kondisi air yang ada saat ini sudah seharusnya tidak layak komsumsi karena air nya berwarna kecoklatan dan asing. Adv




















