Air Tak Kunjung Mengalir, Warga Desa Labuang Rano Soroti Proyek PUPR Mamuju

133
Proyek air bersih, di Desa Labuang Rano tahun anggaran 2023 yang dikelola oleh PUPR Kabupaten Mamuju

Mamuju, MandarPos.com — Program pipanisasi sarana air bersih milik Pemerintah Kabupaten Mamuju, yang dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mamuju, kembali menuai sorotan warga. Kali ini, giliran proyek yang berlokasi di Desa Labuang Rano, Kecamatan Tapalang Barat, Kabupaten Mamuju, yang menjadi perhatian.

Warga setempat mengeluhkan bahwa program air bersih yang menelan anggaran ratusan juta rupiah tersebut sama sekali tidak berfungsi sesuai harapan. Hingga saat ini, bangunan fisik proyek tidak menghasilkan air yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya.
“Bangunan ini hanya menguntungkan pihak kontraktor, Pak. Sampai sekarang air yang diharapkan warga tidak kunjung ada,” ujarnya.

Warga sangat menyayangkan hasil pekerjaan yang diduga dikerjakan asal-asalan oleh pihak rekanan.

“Awalnya saat pekerjaan akan di PHO (Provisional Hand Over/Serah Terima Sementara), air memang mengalir. Itupun karena waktu itu sungai sedang banjir.
Namun setelah tim PHO sudah memerikasa, air nya tidak pernah lagi mengalir sampai hari ini,” ungkap sumber tersebut dengan nada kecewa.

Warga Desa Labuang Rano berharap Aparat Penegak Hukum (APH) tidak tinggal diam dengan adanya pekerjaan proyek seperti ini, ia meminta agar tim dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulbar untuk menurunkan tim audit guna memeriksa langsung pekerjaan program air bersih di desa labuang Rano

Proyek air bersih ini diketahui merupakan program tahun anggaran 2023,namun Warga mengaku tidak mengetahui persis total anggaran yang diserap karena sejak awal pengerjaan tidak dipasangi papan informasi kegiatan.ucapnya.

Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi masih terus dilakukan oleh reporter media ini. (Jo)