Lalat dan Bau Busuk Kepung Pemukiman, Warga Ganno Minta Kandang Ayam Ditutup

4
Foto : Ilustrasi Kandang Ayam (by:google)

Mamuju, MandarPos.com – Warga Dusun Ganno, Desa Salletto, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, mengeluhkan keberadaan kandang ayam petelur milik seorang pengusaha yang berlokasi tidak jauh dari pemukiman masyarakat. Warga menilai aktivitas peternakan ayam tersebut telah menimbulkan pencemaran lingkungan yang semakin hari semakin meresahkan.

Keluhan warga terutama terkait banyaknya lalat dan bau tidak sedap yang disebut berasal dari area kandang ayam. Kondisi tersebut, menurut warga, telah berlangsung sejak kandang mulai beroperasi dan kini semakin parah setelah pemilik usaha kembali menambah jumlah kandang di lokasi tersebut.

“Kandang ayam ini sudah sangat meresahkan sejak pertama berdiri. Lalat dan bau busuk setiap saat masuk ke pemukiman warga. Sekarang malah ditambah lagi kandangnya,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Menurutnya, populasi lalat di sekitar permukiman sudah berada pada tingkat yang mengkhawatirkan. Warga mengaku kesulitan beraktivitas di dalam rumah karena serangan lalat yang hampir terjadi setiap hari.

“Kita bisa lihat sendiri, lantai rumah sampai dipenuhi lalat. Kondisi seperti ini sangat mengganggu kenyamanan warga dan kami khawatir bisa menimbulkan penyakit,” tambahnya.

Warga menilai keberadaan kandang ayam yang berada dekat dengan kawasan pemukiman tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak buruk terhadap kesehatan masyarakat apabila tidak segera ditangani.

Atas kondisi tersebut, masyarakat meminta pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan melakukan pemeriksaan lapangan serta mengevaluasi izin operasional peternakan tersebut.

“Kami meminta pemerintah dan dinas terkait untuk menutup kandang ayam ini jika memang terbukti mencemari lingkungan. Kami juga meminta izin usaha kandang ayam di Dusun Ganno ditinjau kembali karena dikhawatirkan dapat membawa wabah penyakit bagi masyarakat di sebabkan kandang ayam ini sangat dekat dengan pemukiman,” tegas warga.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pemilik kandang ayam maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan yang disampaikan warga Dusun Ganno. (Bhr)