KPHK Karama Bergerak! Aktivitas Perambahan Hutan Tanete Pao Diminta Segera Dihentikan

2

MAMUJU, Mandarpos.com – Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Karama, Sahar, menegaskan agar seluruh aktivitas perambahan hutan di kawasan Desa Tanete Pao, Kecamatan Tapalang Barat, Kabupaten Mamuju, segera dihentikan.

Ia juga memastikan akan memanggil Pemerintah Desa Tanete Pao untuk mengonfirmasi langsung terkait pembukaan lahan yang belakangan ramai diberitakan sejumlah media.

Ditemui di kantornya, Senin (13/7/2026), Sahar mengingatkan pihak-pihak yang melakukan pembukaan lahan agar tidak lagi memperluas areal garapan di kawasan hutan Desa Tanete Pao

“Kami mengingatkan kepada oknum yang melakukan perambahan hutan di kawasan Desa Tanete Pao agar tidak lagi menambah pembukaan lahan. Lahan yang sudah terlanjur dibuka juga tidak boleh ditanami kelapa sawit,” tegas Sahar.

Ia juga menegaskan bahwa bibit kelapa sawit yang ditemukan berada di kawasan hutan tersebut tidak diperbolehkan untuk ditanam.

“Bibit sawit yang ditemukan di kawasan hutan Desa Tanete Pao, sebagaimana terlihat pada dokumentasi yang kami terima, tidak kami izinkan untuk ditanam di lokasi tersebut,” ujarnya.

Dalam waktu dekat, KPHK Karama akan menurunkan tim untuk melakukan peninjauan langsung ke lokasi yang diduga menjadi titik perambahan hutan.

Peninjauan itu akan dilakukan bersama Pemerintah Desa Tanete Pao guna memastikan kondisi di lapangan, termasuk lokasi yang disebut-sebut akan menjadi rencana pengembangan dua dusun di desa tersebut.

Sahar juga meluruskan informasi yang beredar mengenai sekitar 40 warga Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) yang disebut mengelola lahan di kawasan hutan Desa Tanete Pao.

“Berdasarkan keterangan Kepala Desa Tanete Pao, tidak semuanya merupakan warga Mamuju Tengah. Sebahagian adalah warga Desa Tanete Pao,” jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan Mandarpos.com di lokasi, aktivitas pembukaan lahan masih berlangsung. Luasan kawasan yang telah dibuka diperkirakan mencapai puluhan hektare. Selain itu, media ini juga menemukan area pembibitan kelapa sawit yang sedang dirawat di sekitar lokasi.

Adapun luas wilayah Desa Tanete Pao, Kecamatan Tapalang Barat, tercatat sekitar 190,45 hektare. Namun, luas kawasan hutan yang diduga telah dirambah hingga kini masih menunggu proses verifikasi dari tim yang akan turun kelokasi nantinya.(j)