
MAMUJU, MandarPos.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sulawesi Barat menggelar kegiatan SIPAKADA MEDIA (Sinergi dan Kolaborasi dengan Media dalam rangka Diseminasi Perekonomian Terkini) Triwulan III 2026, Kamis (24/9/2026), di Atrium Maleo Town Square, Mamuju.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi Bank Indonesia bersama media untuk memperkuat sinergi sekaligus menyampaikan perkembangan perekonomian terkini, baik nasional maupun Sulawesi Barat, termasuk arah kebijakan Bank Indonesia.
Dalam pemaparan ekonomi nasional, Bank Indonesia menyampaikan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) 22–23 September 2026 yang mempertahankan BI Rate sebesar 5,75 persen, dengan suku bunga Deposit Facility 4,75 persen dan Lending Facility 6,50 persen.
Kebijakan tersebut diarahkan untuk memperkuat stabilitas sekaligus tetap mendorong pertumbuhan ekonomi. Bank Indonesia juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya untuk menjaga stabilitas perekonomian dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan.

Untuk Sulawesi Barat, ekonomi pada triwulan II 2026 tumbuh 5,20 persen secara tahunan (yoy), melambat dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh 5,35 persen. Perlambatan terutama dipengaruhi sektor pertanian, industri pengolahan dan perdagangan. Sementara itu, sektor konstruksi serta administrasi pemerintahan mengalami akselerasi.
Bank Indonesia memproyeksikan ekonomi Sulawesi Barat pada 2026 tumbuh dalam kisaran 5,20–6,20 persen, dengan sektor perdagangan, konstruksi dan administrasi pemerintahan diproyeksikan mengalami peningkatan.
Dari sisi inflasi, Sulawesi Barat pada Agustus 2026 tercatat mengalami inflasi 0,11 persen (mtm), dengan inflasi tahunan sebesar 2,29 persen (yoy) dan inflasi tahun berjalan 2,28 persen (ytd).
Selain membahas perkembangan ekonomi dan inflasi, SIPAKADA MEDIA juga memaparkan upaya Bank Indonesia bersama pemerintah daerah dalam pengendalian inflasi serta pengembangan UMKM melalui Mandarpreneur Ecosystem.
Dalam kesempatan tersebut turut disampaikan agenda Mandarpreneur Fair 2026 yang berlangsung pada 24–26 September 2026 di Mamuju Town Square. Kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas UMKM, memperluas akses pasar, pembiayaan, digitalisasi, serta mendorong UMKM Sulawesi Barat agar semakin berdaya dan mampu menembus pasar yang lebih luas.
Melalui SIPAKADA MEDIA, Bank Indonesia menegaskan pentingnya sinergi dengan media sebagai mitra strategis dalam memperluas diseminasi informasi mengenai perkembangan ekonomi dan berbagai kebijakan serta program penguatan ekonomi di Sulawesi Barat. (Jo)



















