
MAMUJU, MandarPos.com – Tim Sekretariat Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat teknis guna membahas finalisasi Road Map Perluasan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) serta persiapaan agenda High Level Meeting (HLM) TP2DD Tahun 2026. Rapat tersebut berlangsung pada Senin, 5 Oktober 2026, bertempat di Ruang Rapat Bidang Perencanaan Pendapatan dan Teknologi Informasi Bapenda Provinsi Sulawesi Barat.
Pertemuan ini dihadiri oleh jajaran Tim Sekretariat TP2DD Sulbar, yang terdiri dari perwakilan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Barat, Kepala Bidang Perencanaan Pendapatan dan Teknologi Informasi Bapenda Sulbar Muh. Saleh, Kepala Bidang Pengawasan dan Evaluasi Agus Salim Machmud, serta jajaran staf teknis terkait.
Rapat teknis ini memfokuskan pembahasan pada pemantapan indikator Road Map ETPD serta skenario pelaksanaan HLM TP2DD Provinsi Sulawesi Barat yang dijadwalkan berlangsung pada pekan kedua November 2026. Guna memperkuat efektivitas kebijakan ekonomi dan digitalisasi daerah secara menyeluruh, pelaksanaan HLM TP2DD tahun ini direncanakan akan dikolaborasikan secara terpadu dengan forum Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sulawesi Barat 2026. Upaya tersebut sejalan dengan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, khususnya memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas
Kepala Bapenda Provinsi Sulawesi Barat, Abd. Wahab Hasan Sulur, secara terpisah menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap langkah sinergis yang dibangun oleh Tim Sekretariat TP2DD bersama Bank Indonesia.
“Digitalisasi transaksi keuangan daerah bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendasar untuk mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan efisien. Kolaborasi antara TP2DD dan TPID dalam gelaran HLM mendatang merupakan langkah strategis untuk memperkuat pondasi ekonomi digital sekaligus menjaga stabilitas daerah di Sulawesi Barat,” tegas Abd. Wahab.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Perencanaan Pendapatan dan Teknologi Informasi Bapenda Sulbar, Muh. Saleh, menggarisbawahi pentingnya keterpaduan langkah antarlembaga dalam mengoptimalkan capaian ETPD.
“Rapat hari ini menjadi titik krusial untuk menyelaraskan persepsi dan kesiapan teknis sebelum dilaksanakannya HLM TP2DD pada pekan kedua November mendatang. Melalui kolaborasi bersama TPID, kita berharap pelaksanaan TP2DD 2026 semakin kuat dan mampu mendorong percepatan elektronifikasi pendapatan maupun belanja daerah,” ujar Saleh.
Dengan komitmen bersama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, Bank Indonesia, dan seluruh stakeholder terkait, diharapkan pelaksanaan HLM TP2DD yang terkolaborasi dengan TPID 2026 nantinya dapat melahirkan rekomendasi kebijakan yang nyata bagi percepatan transformasi digital dan pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Barat.



















