BI Sulbar Gandeng Insan Pers, Capacity Building 2026 Siapkan Jurnalis Hadapi Tantangan Digital

4

MAMUJU, MandarPos.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) kembali menggelar Capacity Building Wartawan 2026 sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi insan pers dalam menghadapi perkembangan dunia jurnalistik di era digital. Kegiatan yang menjadi agenda tahunan tersebut berlangsung di Mamuju, Rabu (29/7/2026).

Deputi Kepala Perwakilan BI Sulbar, Erdifian Gumilang, mengatakan bahwa pelaksanaan capacity building merupakan wujud komitmen Bank Indonesia dalam memperkuat sinergi dengan media sekaligus meningkatkan kualitas penyampaian informasi kepada masyarakat.

“Ke depan, capacity building ini tetap akan kami rencanakan sebagai agenda tahunan dengan menghadirkan inovasi dan materi-materi yang relevan dengan perkembangan dunia jurnalistik,” ujar Erdifian.

Menurutnya, tema yang diangkat pada tahun ini sangat sesuai dengan tantangan yang dihadapi insan pers saat ini, yakni bagaimana praktik jurnalistik mampu beradaptasi dengan perkembangan berbagai platform media dan pesatnya digitalisasi.

“Hari ini materinya sangat relevan, bagaimana jurnalisme dipadukan dengan berbagai platform media, termasuk teknik-teknik jurnalistik yang sesuai dengan era digitalisasi,” katanya.

Untuk memperkaya wawasan peserta, BI Sulbar menghadirkan narasumber dari Metro TV yang memiliki pengalaman luas di berbagai platform media, mulai dari televisi, media cetak, hingga media digital.

Erdifian berharap pengalaman dan pengetahuan yang dibagikan narasumber dapat menjadi bekal bagi para wartawan dalam meningkatkan kualitas pemberitaan, khususnya terkait isu-isu ekonomi yang berkembang di tingkat daerah maupun nasional.

“Kami berharap pengalaman tersebut dapat disampaikan kepada rekan-rekan media dan dimanfaatkan sebaik mungkin, terutama dalam mengulas isu-isu perekonomian terkini,” tuturnya.

Ia menambahkan, perkembangan teknologi informasi menuntut insan pers untuk terus berinovasi serta mampu mengikuti dinamika industri media agar tetap menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas, akurat, dan relevan.

“Dengan berbagai inovasi yang ada saat ini, kita harus terus mengikuti perkembangan yang terjadi di tingkat nasional, memahami bagaimana proses di balik layar dunia jurnalistik, sehingga rekan-rekan media di Sulbar juga mampu menghadirkan karya yang tidak kalah baik, bahkan lebih baik,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, BI Sulbar berharap kemitraan dengan insan pers semakin erat serta mampu mendorong lahirnya pemberitaan yang berkualitas, edukatif, dan konstruktif dalam mendukung peningkatan literasi ekonomi serta pembangunan daerah di Provinsi Sulawesi Barat. **