
Mamuju, MandarPos.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menyelenggarakan Lomba Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat SMP secara daring di gedung Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) pada Senin, 8 September 2025. Penyelenggaraan secara daring ini berbeda dengan tahun sebelumnya, di mana kompetisi dilaksanakan secara luring dan mempertemukan seluruh peserta dari berbagai kabupaten secara langsung.
Perubahan format ini disebabkan adanya recofusing atau pengalihan anggaran dari tingkat pusat hingga daerah. Akibatnya, kegiatan ini disesuaikan dengan petunjuk teknis yang dikeluarkan oleh Pusat Prestasi Nasional, yang mengharuskan pelaksanaan secara daring.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian seleksi yang telah dimulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi, dan akan berlanjut ke tingkat nasional. Setiap kabupaten di Sulbar mengirimkan 18 peserta untuk mengikuti seleksi di tingkat provinsi. Para peserta ini akan dinilai oleh tim pemandu bakat untuk menentukan perwakilan Sulbar yang akan berlaga di tingkat nasional.
Kegiatan GSI tingkat SMP Sulbar ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 8 hingga 10 September 2025.

Kepala Bidang Pendidikan Khusus, Tugas Pembantuan PAUD, dan Dikdas, Yusran, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Pelaksana, mengungkapkan harapannya agar kegiatan seperti ini dapat kembali dilaksanakan secara luring di masa mendatang. Ia menyoroti pentingnya dukungan pemerintah, terutama dalam hal pendanaan, karena ketersediaan anggaran menjadi faktor penentu kelancaran dan kualitas pelaksanaan lomba.
“Kami juga berharap pemerintah memperhatikan pendanaan-pendanaan ini karena ini semua yang membuat terhambat kalau ada anggaran bagus pelaksanaannya, tetapi sekarang ini karena recofusing tahun ini maka kita tetap jalankan secara juknis yang telah dikeluarkan Pusat Prestasi Nasional,” tambahnya. (Adv/Jo)


















