Sambut Mudik Lebaran, Kakanwil Kemenag Sulbar Pastikan Masjid Jalur Trans-Sulawesi Ramah Musafir

2

POLEWALI MANDAR, MandarPos.com — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Barat, Adnan Nota, melakukan monitoring langsung untuk memastikan kesiapan program “Masjid Ramah Musafir” di sepanjang jalur utama mudik, Senin (9/3/2026).

Peninjauan ini difokuskan pada masjid-masjid di bawah naungan Kantor Urusan Agama (KUA) yang berada di jalur lintas Trans-Sulawesi, meliputi wilayah Kecamatan Binuang, Polewali, Matakali, hingga Campalagian.

Dalam kunjungannya, Adnan Nota menekankan bahwa masjid harus memiliki standar fasilitas yang mendukung kenyamanan para pemudik. Beberapa indikator utama yang menjadi perhatian adalah akses layanan 24 jam, ruang istirahat yang memadai, serta ketersediaan konsumsi ringan seperti air mineral, kopi, dan makanan instan.

“Kita ingin memastikan masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi rumah singgah yang humanis bagi para musafir. Fasilitas dasar seperti tempat istirahat dan kebersihan MCK adalah prioritas utama, terutama di jalur padat Trans-Sulawesi,” ujar Adnan Nota.

Selain fasilitas fisik, Kakanwil juga meninjau kelayakan fasilitas sanitasi agar tetap bersih dan nyaman digunakan oleh masyarakat yang sedang dalam perjalanan jauh menuju kampung halaman menjelang Idul Fitri 1447 H.

Langkah proaktif ini merupakan bagian dari komitmen Kanwil Kemenag Sulbar dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis keagamaan. Dengan memastikan kesiapan masjid, Kemenag berupaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik sekaligus memperkuat fungsi sosial masjid di tengah masyarakat.

“Dengan fasilitas yang layak, kita berharap masyarakat merasa terlindungi dalam perjalanannya dan tetap khusyuk menjalankan ibadah di tengah rutinitas mudik,” pungkasnya. **