Guru SD Diduga Jadi Korban, Kopri Komisariat Unimaju Minta Pelaku di Hukum Berat

237

Mamuju, MandarPos.com – Korps PMII Putri (Kopri) Komisariat Unimaju mengecam tindakan kekerasan seksual yang diduga dilakukan oleh oknum sekuriti kepada salah satu guru SD Muhammadiyah di Mamuju.

“Kami dari Kopri Komisariat Unimaju mengecam keras apapun bentuk kekerasan seksual yang terjadi, terlebih perbuatan tersebut dilakukan oleh oknum sekuriti, sedangkan korban adalah salah satu guru SD Muhammadiyah di Mamuju,” tegas Murni Wati di Mamuju, Sabtu (17/06/23).

Kopri Komisariat Unimaju meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) dan pihak berwenang agar memberikan hukuman dan sanksi berat kepada terduga pelaku.

“Kami mendesak Polresta Mamuju agar segera mengusut tuntas kasus ini. Jangan sampai selanjutnya akan ada lagi korban yang berjatuhan–kalau bisa dicegah akan lebih baik lagi,” terang Murni Wati.

Murni Wati mengatakan, melihat kasus yang terjadi dan beberapa kasus sebelumnya telah menempatkan Indonesia sebagai zona darurat kekerasan seksual.


“Sangat miris, para pelaku kekerasan seksual telah bertindak diluar nalar. Hal yang kita anggap sangat sensitif malah di anggap sepele . Apalagi kasus yang terjadi, terduga pelaku seharusnya bertugas menjaga keamanan, ketertiban di tempat kerja dan lingkungannya meliputi aspek pengamanan fisik, namun yang terjadi sebaliknya,” tutup Murni Wati.

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini