Hari ke Tiga Pelaksanaan Operasi Patuh Marano 2024, Kasat Lantas Polresta Mamuju : Pelanggar Pengendara Roda Dua Meningkat

667
Kasat Lantas Polresta Mamuju, AKP Maulana Algurthubi

Mamuju, MandarPos.com – Pelaksanaan operasi patuh Marano 2024 pada hari ketiga di wilayah hukum Polresta Mamuju, dinilai mengalami peningkatan pelanggaran, baik teguran lisan maupun sanksi tilang.

Hal itu disampaikan Kasat Lantas Polresta Mamuju, AKP Maulana Algurthubi, kepala awak media saat melakukan pengamanan jalan di depan kantor Gubernur Sulbar, Rabu Kemarin 17 Juli 2024.

” Kalau kita presentasikan pelanggaran jalan dalam kota Mamuju, rata-rata tidak dapat memperlihatkan surat kendaraan seperti tidak membawa STNK dan SIM. Makanya ada yang kena teguran dan ada juga yang kena tilang ” kata Kasat Lantas Polresta Mamuju.

Lanjut dia menyebutkan, pelanggar pengendara di bawah umur juga ditemukan yang rata-rata masih anak sekolah tidak memiliki Surat Izin Mengendara (SIM) dan tidak menggunakan helm.

“Ada beberapa anak sekolah yang terjaring razia dan rata-rata tidak memiliki SIM. Hal ini kami akan sampaikan ke pihak sekolah dan orang tua ana, karena anak sekolah belum bisa sebenarnya bisa bawa motor karena masih dibawah umur ” kata Maulana.

“Saya berpesan kepada warga Mamuju, agar lebih tertib kembali baik administrasi maupun tata cara berkendara di jalan raya, karena di jalan raya bukan hanya kita saja yang menggunakan tetapi ada masyarakat lain sehingga kita bisa saling menghormati pengendara yang lain” pesan AKP Maulana. **

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini