
MAMUJU, MandarPos.com – Aksi unjuk rasa Ikatan Pelajar Mahasiswa Pitu Ulunna Salu (IPMAPUS) Cabang Mamuju berlangsung di Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Jalan Pattana Endeng Mamuju, Kamis (20/11/2025).
Organisasi mahasiswa ini, yang dipimpin langsung oleh Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Agung, membawa sejumlah tuntutan terkait insiden yang terjadi pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur yang baru-baru ini dilaksanakan di Provinsi Sulbar.
Agung menilai jika Kejurnas Catur tersebut sangat mencoreng nama baik Provinsi Sulbar. Banyaknya persoalan yang muncul, seperti pembayaran honor panitia yang hingga saat ini belum jelas, serta adanya atlet dari luar daerah yang penginapannya tidak terbayarkan, menjadi dasar aksi mereka.
“Ini sangat mencoreng nama baik Provinsi Sulbar dengan banyaknya insiden yang terjadi dalam kejurnas baru-baru ini,” tegas Agung.
IPMAPUS berharap agar DPRD Sulbar dapat memanggil langsung Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Sulbar untuk mempertanyakan penggunaan anggaran Percasi yang nilainya hingga ratusan juta rupiah. Anggaran tersebut bersumber dari KONI, bantuan Percasi Pusat, dan berbagai donatur yang masuk, namun sampai saat ini peruntukannya tidak diketahui.
Selain transparansi anggaran, Akbar juga meminta agar Ketua Percasi Sulbar, Muh Jayadi, segera dicopot dari jabatannya.

Menanggapi tuntutan mahasiswa, Mulyadi Bintaha, Anggota DPRD Sulbar dari Komisi Satu, mengapresiasi aksi damai yang dilakukan IPMAPUS. Ia berjanji akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada pimpinan DPRD.
“Insya Allah kita akan menyampaikan ke pimpinan DPRD terkait tuntutan adek-adek mahasiswa ini,” ujar politisi Partai Golkar itu.
Mulyadi juga meminta agar temuan dan tuntutan IPMAPUS di lapangan dapat dituangkan dalam bentuk surat resmi, yang nantinya akan menjadi bahan dalam pertemuan dengan pihak-pihak terkait.
Diketahui, kegiatan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur ke-50 yang dilaksanakan di Provinsi Sulbar baru-baru ini viral dan banyak dikeluhkan oleh peserta, baik atlet dari Sulbar maupun luar Sulbar, serta pihak panitia sendiri. (Jo)


















