
Mamuju-Mandarpos.com-Mantan Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Ahu, Kecamatan Tapalang Barat, Kabupaten Mamuju diduga tidak pernah melaporkan hasil pengelolaan pendapatan BUMDes selama masa jabatannya. Selain itu, sejumlah aset milik BUMDes juga dilaporkan tidak diketahui keberadaannya hingga saat ini.ucap sumber yang tidak ingin namanya di sebut.
Menurut informasi yang dihimpun media ini jabatan Ketua BUMDes Desa Ahu saat itu dijabat oleh salman, awalnya Salman di berikan langsung dana untuk mengelola pengembangan pasar desa di bawa pengelolaan Bumdes BUMDes Ahu Sejahtera,Namun hingga masa jabatan ketua berakhir salman tidak ada laporan resmi terkait hasil pengelolaan dana tersebut.
“Awalnya BUMDes ini mengelola dana untuk pasar, namun sampai selesai menjabat tidak ada hasil yang dilaporkan,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkannamanya-Selasa-05-05-2026.
Tak hanya itu, beberapa aset BUMDes seperti kendaraan operasional juga menjadi sorotan. Sumber menyebutkan bahwa terdapat mobil milik BUMDes yang saat ini tidak diketahui keberadaannya, termasuk satu unit mobil yang tergolong aset baru.
“Mobil BUMDes juga tidak diketahui keberadaannya, bahkan ada mobil yang masih baru namun sudah tidak jelas di mana,” ucap sumber tersebut.
Selain persoalan aset, dana yang telah diberikan untuk pengembangan usaha BUMDes juga dipertanyakan penggunaannya. Hingga kini, belum ada kejelasan terkait aliran dana maupun pertanggungjawabannya.
Masyarakat berharap agar mantan ketua BUMDes dapat memberikan klarifikasi serta bertanggung jawab atas pengelolaan dana dan aset selama masa kepemimpinannya.
“Sumber meminta agar mantan ketua BUMDes ini dapat bertanggung jawab atas dana yang ia kelola dan mengembalikan mobil tongkang milik BUMDes secara utuh,” tutupnya.
Kasus ini diharapkan mendapat perhatian dari pihak Pemerintah Desa guna memastikan penggunaan Dana Bumdes yang di berikan kepada Mantan Ketua Bumdes.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari mantan ketua BUMDes Ahu Sejahtera, terkait berbagai isu yang menimpah pengelolaan Dana Bumdes yang di pimpin Salman reporter media ini masih mencoba menghubungi nomor kontak yang di peroleh namun belum nyambung.(jo)





















