Aksi Unjuk Rasa di Polresta Mamuju Berujung Ricuh, Dua Polisi Dilarikan ke Rumah Sakit

30
Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Peduli Demokrasi Mamuju di depan Kantor Polresta Mamuju berujung ricuh, Senin (12/01/2026).

Mamuju, Mandarpos.com – Aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Peduli Demokrasi Mamuju di depan Kantor Polresta Mamuju berujung ricuh, Senin (12/01/2026).

Aksi yang sebelumnya berlangsung damai berubah menjadi aksi saling dorong setelah para pengunjuk rasa melakukan pembakaran ban bekas di depan Kantor Polresta Mamuju.

Dari Pantauan media ini, “terlihat pihak kepolisian berupaya memadamkan kobaran api yang dinyalakan oleh mahasiswa dari ban bekas.Namun, upaya tersebut mendapat penolakan dari para pengunjuk rasa yang menginginkan api tetap menyala.Situasi ini menjadi pememicu aksi saling dorong antara aparat kepolisian dan massa aksi”.

Selain aksi saling dorong antar pihak kepolisian dan pengunjuk rasa kepolisian juga mengerahkan mobil water cannon untuk menghalau massa agar tidak mendekati Kantor Polresta Mamuju.

Kondisi semakin memanas hingga terjadi pelemparan batu ke arah aparat keamanan yang diduga dilakukan oleh pengunjuk rasa. Aparat kepolisian akhirnya berhasil membubarkan massa dan menghalau mereka menjauh dari depan Kantor Polresta Mamuju.

Akibat insiden tersebut, tiga petugas pengamanan mengalami luka di bagian kepala akibat lemparan batu. Dua di antaranya terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. (Jo)