Disdikbud Sulbar Gelar TKA dan Rapat Koordinasi Penguatan SMA di Mamuju Tengah

46

Mamuju Tengah, MandarPos.com — Bidang Sekolah Menengah Atas (SMA) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan rapat koordinasi di Kabupaten Mamuju Tengah, Selasa (9/9). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi serta penguatan satuan pendidikan jenjang SMA di wilayah tersebut.

Sebagai bagian dari agenda, Disdikbud Sulbar juga menghadirkan secara langsung Duta SMA Sulbar. Kehadiran mereka diharapkan dapat menjadi inspirasi sekaligus motivasi bagi para siswa lainnya di Mamuju Tengah.

Plt. Kepala Bidang SMA Disdikbud Sulbar, Muh. Ilyas, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan program Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan kebijakan pendidikan tingkat provinsi dengan kondisi serta kebutuhan satuan pendidikan di tingkat kabupaten.

“Kita ingin memastikan bahwa seluruh SMA di Mamuju Tengah bisa bergerak searah dengan visi-misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, SDK-JSM, yaitu menciptakan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berdaya saing,” jelas Ilyas.

Dalam rapat koordinasi tersebut, dibahas sejumlah isu strategis, di antaranya peningkatan mutu guru, pemerataan akses pendidikan, penguatan implementasi Kurikulum Merdeka, serta optimalisasi pemanfaatan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Kegiatan ini dihadiri oleh para kepala SMA se-Kabupaten Mamuju Tengah, pengawas sekolah, serta perwakilan dari Disdikbud Provinsi Sulbar. Seluruh peserta menyambut positif kegiatan ini dan menilai bahwa langkah koordinatif seperti ini sangat dibutuhkan.

“Kami mengapresiasi upaya Disdikbud Sulbar yang turun langsung ke daerah. Ini menunjukkan komitmen kuat dalam membenahi dunia pendidikan dari hulu ke hilir,” ujar salah satu kepala sekolah yang turut hadir.

Disdikbud Sulbar juga menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala. Selain sebagai bentuk monitoring dan evaluasi, forum ini juga menjadi wadah untuk mendengarkan langsung aspirasi serta tantangan yang dihadapi oleh sekolah-sekolah di daerah. (Adv/Ir)