
Mamuju, Mandarpos.com — Aliansi OKP Mahasiswa Masyarakat se-Sulawesi Barat melakukan Aksi Demontrasi di depan kantor Gubernur Sulbar Jln. Pattana Endang, Rangas – Mamuju, 13 September 2023.
Massa Aksi yang melakukan orasinya secara bergantian di depan kantor Gubernur Sulbar sempat bersitegang dengan petugas pengamanan Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sulbar yang mengamankan jalannya Aksi Mahasiswa tersebut.
Mahasiswa yang dihalangi pagar pintu masuk kantor Gubernur Sulbar merasa kecewa terhadap Pj. Gubernur yang tak kunjung menemui para mahasiswa hingga aksi dobrak pagar pun tak terhindarkan dari massa aksi.
Namun beberapa jam kemudian terlihat Pj. Gubernur Prof. Zudan di dampingi Kadis Pemuda dan Olahraga menemui langsung mahasiswa yang di pintu masuk kantor Gubernur Sulbar.
Dihadapan para mahasiswa Prof. Zudan langsung duduk melantai di bawah terik matahari
Sambil menyampaikan jadwal untuk melakukan Audiensi dengan Aliansi OKP Mahasiswa Masyarakat se-Sulawesi Barat.

“Jadi Besok Kamis pagi, Adek-adek saya jadwalkan untuk terima Audiensi di rumah jabatan pukul 07:00 sambil kita sarapan pagi bersama lalu buka data apa yang menjadi permasalahan yang adek-adek sampaikan”. Jelas Zudan
Dalam aksi yang disampaikan secara bergantian. Massa aksi meminta 8 tuntutan dan harus disikapi oleh Pj Gubernur Sulbar yakni :
1.Copot Kepala Satuan Pamong Praja Sulbar, yang melakukan tindakan represif massa aksi HMI Mamuju pada demo sebelumnya
2.Evaluasi Pergub nomor 31 tahun 2022 tentang retribusi parkiran di RS Regional.
3.Cabut penanganan aksi sebab tidak sejalan dengan nilai demokrasi
4.Tuntaskan konflik agraria di wilayah Kabupaten Mateng dan di Pasangkayu
5.Percepatan pembentukan Kotamadya Sulbar
6.Optimalisasi program pertanian, perikanan dan peternakan sesuai dengan mandat nomor 1 Tahun 2014 Bab IV pasal 26, 27, 28 Tentang Rencana Budidaya Provinsi
7.Hentikan komersialisasi pendidikan
8.Realisasikan RT/RW Nomor 1 Tahun 2014 Bab I dan Bab III pasal 9 tentang pengembangan jalan penghubung Mamasa


















