
Mamuju, Mandarpos.com – Bidang Koperasi dan UKM pada Dinas Dagperinkop-UKM Provinsi Sulawesi Barat Gelar kegiatan (Bimtek) Bimbingan Teknis terkait pembinaan dan Pengawasan Koperasi yang ada di provinsi Sulbar kegiatan tersebut berlangsung di Mamuju, Marannu Hotel (07/03/2023)
Bimtek Pengawasan Koperasi ini dibuka langsung kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Barat.
Juga di hadiri dua pemateri dari Lembaga Pendidikan Perkoperasian (LAPENKOP) Sulawesi Selatan Salman sahmad, bersama Ihwana As’ad Serta para peserta pengurus Koperasi dari Enam kabupaten yang ada di provinsi Sulawesi Barat
Dalam sambutannya Kepala Dinas Dagperinkop-UKM Provinsi Sulawesi Barat, Andi Bau Akram Dai Menyampaikan “Dengan dilaksanakannya kegiatan bimtek hari ini, Kita berharap narasumber yang hadir dari Makassar ini dapat banyak membawa manfaat.

Terutama masalah bagaimana pembinaan dan pengawasan koperasi saat ini dan tumbuh kembangnya koperasi di provinsi Sulbar ini
Lanjut Bau Akram, “Dan juga kita berharap berkembangnya Koperasi di Sulbar ini agar bukan hanya keuntungan Koperasi itu saja namun
Tumbuh berkembangnya Koperasi di Sulbar terutama bagaimana koperasi ini dapat memberikan kontribusi untuk pertumbuhan ekonomi di provinsi Sulbar serta penyehatan ekonomi Nasional dan meningkatkankan tingkat inflasi di Sulbar saat ini
Serta kita berharap bimtek yang di lakukan oleh teman-teman yang ada di Disdagperinkop hari ini dapat banyak memberikan kontribusi dan pemahaman kepada peserta tetang bagai mana itu koprasi dan bagai mana itu struktur kelembagaan nya dan bagai mana itu pengawasannya
“Semoga koperasi di Sulbar semakin meningkat dan semakin berkembang, Jadi pentingnya di lakukan Bimtek hari ini salah satunya juga kita lakukan pembinaan dan pengawasan Koperasi” Ucap Bau Akram.

Dan perlu juga diketahui jika saat ini kita juga punya pendamping dan pengawas koperasi dari enam kabupaten di Provinsi Sulbar yang bertugas
Menginventarisasi jumlah koperasi termasuk koperasi dalam menjalankan fungsinya Sehingga kita mencoba menghindari koperasi yang bodong.
Dan bagaimana juga membuat koperasi yang semula tidak aktif menjadi aktif. Tutupnya.
Diketahui kegiatan ini di hadiri sejumlah pengurus koperasi dari enam Kabupaten yang ada di provinsi Sulbar. Jo



















