
MAMUJU, MandarPos.com – Seorang pegawai Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mamuju ditemukan meninggal dunia. Korban diduga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di belakang rumahnya di Desa Botteng, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Senin (20/7/2026).
Pantauan Mandarpos.com di lokasi, suasana duka menyelimuti kediaman korban. Sejumlah kerabat, keluarga, dan rekan kerja dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamuju tampak berdatangan untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
Turut hadir di rumah duka, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamuju, Dr. H. Ramli L., S.Ag., M.Pd.I., yang menyampaikan rasa duka cita atas meninggalnya salah seorang pegawainya.

H. Ramli mengungkapkan bahwa selama dirinya menjabat sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Mamuju, ia belum pernah bertemu langsung dengan almarhum.
Berdasarkan informasi yang diterimanya dari rekan kerja korban, almarhum diketahui memiliki riwayat penyakit.
“Iye, ini pegawai Kemenag Kabupaten Mamuju, Pak. Namun selama saya menjabat, almarhum belum pernah bertemu dengan saya dan belum pernah berkantor. Menurut rekan almarhum, beliau memiliki riwayat penyakit,” ujarnya.
Terkait penyebab pasti kematian korban, H. Ramli meminta semua pihak menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian.
“Kita serahkan saja kepada pihak yang berwajib terkait penyebab kematiannya. Nanti polisi yang akan menjelaskan,” tambahnya.
Korban diketahui bernama Pambo (55), warga Desa Botteng Utara, Kecamatan Simboro. Almarhum merupakan aparatur sipil negara (ASN) di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamuju yang menjabat sebagai Kepala Seksi Penyelenggara Hindu.
Hingga berita ini diturunkan, jenazah korban telah dibawa ke RS Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab kematiannya.
Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan belum memberikan keterangan resmi mengenai hasil pemeriksaan maupun penyebab pasti kematian korban. (Jo)

















