
MAMUJU, MandarPos.com – PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas) menggelar sosialisasi terkait kegiatan eksplorasi pengeboran mineral logam tanah jarang (LTJ) di Blok Botteng, Desa Botteng, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Jumat, 04-09-2026.
Kegiatan sosialisasi tersebut berlangsung di lapangan Desa Botteng dan dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, tokoh adat, serta tokoh pemuda setempat.
Kepala Desa Botteng, Nasir, menyampaikan bahwa kehadiran PT Perminas di wilayah tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif serta membuka peluang bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Botteng ke depan.
Menurut Nasir, masyarakat Desa Botteng menyambut positif kegiatan eksplorasi yang dilakukan perusahaan.
“Warga Desa Botteng menyambut positif kehadiran PT Perminas yang akan melakukan kegiatan pertambangan di Desa Botteng. Yakin dan percaya kehadiran PT Perminas dalam pengelolaan tambang LTJ nantinya tidak merugikan masyarakat, tetapi justru membawa masyarakat Botteng menuju kehidupan yang lebih baik,” jelas Nasir.
Sementara itu, Direktur PT Perminas, Dr. La Ode Tarfin Jaya, ST., MT., menjelaskan bahwa kegiatan yang dilakukan saat ini masih berada pada tahap eksplorasi, khususnya pengeboran untuk mengetahui potensi dan cadangan mineral LTJ yang terdapat di Blok Botteng.

“Jadi kita masih dalam tahap eksplorasi. Artinya, kita akan menghitung berapa sebenarnya potensi dan cadangan LTJ di Blok Botteng sehingga hari ini kita lakukan tahapan sosialisasi dan Alhamdulillah, di Desa Botteng ini masyarakat sangat membantu dalam tahap eksplorasi dan pengeboran,” ungkapnya.
Ia menambahkan, dalam pelaksanaan kegiatan eksplorasi tersebut, PT Perminas juga melibatkan masyarakat lokal yang berada di Desa Botteng.
“Dalam pengeboran tahap eksplorasi ini, kita melibatkan langsung masyarakat lokal yang ada di Desa Botteng,” jelas Dr. La Ode Tarfin Jaya.
Diketahui, luas lahan yang menjadi lokasi kegiatan eksplorasi di wilayah Desa Botteng mencapai sekitar 100 hektare. Luasan tersebut merupakan bagian dari wilayah izin usaha pertambangan (WIUP) PT Perminas yang disebut mencapai lebih dari 3.000 hektare.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, masyarakat diharapkan memperoleh informasi secara langsung mengenai tahapan eksplorasi LTJ, termasuk kegiatan pengeboran yang saat ini akan dilakukan untuk mengetahui potensi dan cadangan mineral di wilayah Blok Botteng. **




















