
Mamuju, MandarPos.com – Setelah melakukan penyisiran oleh tim SAR Gabungan, akhirnya kakek yang hilang di dalam hutan di Bukit Tanete Pao, Tapalang Barat, Mamuju, Sulawesi Barat ditemukan oleh warga di sungai.

Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa lagi di sungai. “Tim SAR mendapat informasi kakek Nasaruddin (75) sudah berhasil ditemukan oleh warga yang sedang mencari udang di sungai,” ungkap Devis, Humas Basarnas Mamuju dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/4/2023) dini hari.
Devis mengatakan tim SAR gabungan setelah mendapatkan informasi dari warga, langsung menuju ke lokasi korban ditemukan tergeletak di sungai. Lokasi korban ditemukan sekitar 2 KM ke arah Timur dari titik hilangnya korban.
“Setiba di lokasi korban ditemukan tim SAR gabungan memasukan korban yang sudah tidak bernyawa lagi ke dalam kantong jenasah,” kata Devis. Proses evakuasi berlangsung dramatis, tim SAR gabungan dibantu warga setempat mengevakuasi korban dengan cara di tandu melewati sungai air deras. Proses evakuasi semakin sulit saat tim SAR gabungan melewati jalan yang terjal dan curam. Kesulitan mengevakuasi korban disebabkan kondisi cuaca yang tidak mendukung, apalagi evakuasi dilakukan pada malam hari. Akibatnya tim SAR gabungan membutuhkan alat penerangan.

Evakuasi baru berhasil setelah tim SAR melintasi jalur ekstrim. Proses evakuasi memakan waktu sekitar 3 jam. Setelah korban berhasil dievakuasi, tim SAR gabungan menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga. Diketahui, korban hilang di dalam hutan saat mencari kemiri. Korban diduga tersesat, terlebih lagi korban diketahui dalam kondisi pikun.




















