
MAMUJU, Mandarpos.com – Awal Tahun 2023 Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM (Dagperinkop-UKM) Provinsi Sulawesi Barat, Sudah ada 29 Komoditas Ekspor (Barang-barang yang diperdagangkan oleh Indonesia ke negeri lainnya) Namum 90% dari Komoditas itu ialah Ekspor Sawit dan Turunannya. Rabu, (15/2/2023).
Kepala Dinas Dagperinkop-UKM , Andi Bau Akram Dai, menyebutkan pihaknya telah melakukan dorongan untuk mengekspor dan itu ia lakukan semenjak tahun 2022-2023.

“Alhamdulillah sekarang di 2023 banyak, ada kurang lebih 29 Komoditas Ekspor yang ada di Sulbar, tapi memang 90 % di antaranya itu ekspor kelapa sawit dan turunannya, selebihnya itu beberapa komoditas ekspor prioritas yang ada di Sulbar, termasuk kakao, kopi, ada juga sapu lidi terus ada juga briket. Ada beberapa ekspor lainnya ini kita mencoba mendorong itu,” sebut Andi Bau Akram Dai.
Sementara Sekretaris Provinsi Sulbar, Muhammad Idris mengatakan hal yang dilakukan Dinas Dagperinkop-UKM dengan pihaknya itu sebuah langkah awal guna mendorong UMKM yang ada di Provinsi Sulbar ini.
“Saya kira kalau melihat perkembangan UMKM Sulbar luar biasa, kita akui, apresiasi karena kita terkoreksi 2 tahun terakhir ini.
oleh pandemi termasuk juga bencana alam, tetapi saya lihat komitmen kawan-kawan itu termasuk yang hadir hadir hari ini bagus sekali dan ekosistemnya harua di pertahankan dan pekerjaan kita memang ingin mendorong Umkm sebanyak mungkin karena itulah tulang punggung masyarakat kita di Sulbar, kita tidak punya industri besar, perusahaan raksasa disini sama dengan provinsi lain yang bisa menggerakkan itu hanya Umkm, Karena itu kita harus mendorong. (Adv)





















