Dijanjikan Akan Dinikahi hingga Video Beredar, Kasus Asusila di Tapalang Barat, Korban Sempat Mengalami Pemerasan Rp1 Juta

3

MAMUJU, MandarPos.com – Kasus dugaan Tindakan asusila yang menimpa seorang perempuan berinisial R di Kecamatan Tapalang Barat, Kabupaten Mamuju, memasuki babak baru. Perkara tersebut kini ditangani oleh Tim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Mamuju.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, korban mengaku tindakan asusila dilakukan oleh seorang pelajar yang disebut merupakan kakak kelasnya. Korban juga mengaku sempat dijanjikan akan dinikahi oleh terduga pelaku.

Ironisnya, terduga pelaku disebut merupakan anak dari seorang mantan kepala sekolah dan juga guru agama di Kecamatan Tapalang Barat.

Persoalan kemudian semakin serius setelah korban mengaku dirinya direkam dalam bentuk video saat dugaan peristiwa tersebut terjadi. Video itu kemudian disebut beredar di tengah masyarakat.

Tak berhenti di situ, korban juga mengaku sempat mengalami pemerasan setelah video tersebut beredar. Seorang perempuan berinisial AM, yang disebut berada di wilayah Kecamatan Tapalang Barat, meminta uang sebesar Rp1 juta kepada korban.

Keluarga korban menyebut ada pihak yang melakukan ancaman pemerasan terkait adanya penyebaran video yang menimpah keluarganya.

“Kalau tidak kita kirimka uang satu juta, video ini akan saya sebarkan,” ungkap HD, keluarga korban, saat ditemui media ini.

Di ketahui kasus tersebut, saat kini dalam penanganan Unit PPA Polresta Mamuju.di mana Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan oleh penyidik untuk mengungkap fakta serta rangkaian kejadian yang sebenarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, proses penanganan perkara masih berlangsung di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Mamuju.(**)